CAPE CANAVERAL, RABU - Para awak pesawat ulang-alik ruang angkasa Amerika Serikat Atlantis bersiap untuk menyelesaikan misi selama 13 hari setelah bergabung Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS) dan selanjutnya akan kembali ke bumi. Cuaca di lokasi landasan Kennedy Space Center, Florida dinyatakan bersahabat untuk pendaratan Atlantis yang telah menyelesaikan misinya mengantarkan lab orbit permanen pertama Eropa ke ISS, pukul 9.07 waktu setempat atau 2107 WIB Rabu malam (20/2). Untuk menjaga kemungkinan terjadi perubahan cuaca, Badan Ruang Antariksa AS NASA mempersiapkan lokasi landasan alternatif di California. Keinginan untuk membentuk landasan alternatif adalah agar memungkinkan Atlantis sesegera mungkin tiba kembali ke bumi guna membuka jalan bagi Departemen Pertahanan AS Pentagon untuk menembak jatuh satelit mata-mata yang telah rusak dan mengangkut bahan bakar bertoxic yang berbahaya bagi manusia. Orbit Atlantis dan ISS terletak jauh lebih tinggi ketimbang posisi satelit mata-mata AS. Namun, NASA menginginkan Atlantis kembali ke atmosfir dan mendarat di bumi sebelum satelit mata-mata ditembak agar Atlantis terhindar dari kemungkinan puing-puing satelit apabila telah ditembak terlebih dahulu. “Kemungkinan kecil apabila kami tidak mendarat Rabu ini, Pentagon akan menunda penembakan satelit hingga sehari kemudian,” kata komandan Atlantis Stephen Frick dalam sebuah wawancara. Frick dan pilot Alan Poindexter telah menguji sistem pendaratan Atlantis Selasa (19/2). Sementara awak lainnya merapihkan kabin pesawat dan menyiapkan kursi khusus bagi astronot Dan Tani, yang berencana kembali ke bumi setelah menjalani misi selama 4 bulan di ISS, sehingga memudahkannya bertransisi kembali ke gravitasi bumi. (Reuters)
Oleh: drakand12i | Februari 21, 2008
Atlantis ke Bumi Sebelum Penembakan Satelit Mata-Mata
Rabu, 20 Februari 2008 | 11:55 WIB
Ditulis dalam luar angkasa





